Terapkan Ilmu Selama Kuliah, Gen Z di Bangkalan Cuan Bisnis Kambing
www.suaraagrosriwijaya.com – Suara kambing yang bersahutan menjadi rutinitas yang didengar oleh Irza Firmansyah Borneo Putera setiap pagi.
Kandang yang berada di Dusun Lobuk, Desa Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur itu kini menjadi ladang untuk mencari cuan.
Dari kandang itulah, pemuda lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), Kabupaten Malang menerapkan ilmunya selama belajar di jurusan agribisnis peternakan di kampus tersebut.
Bisnis peternakan kambing itu mulai ia jalankan sejak tahun 2024 lalu setelah ia lulus kuliah.
Saat itu, ia bersama dua temannya yakni Muhammad Rafi Putranto dan Jaka Zaenudin mulai mematangkan rencana membuka peternak yang diberi nama ‘Tiga Raja Farm’.
Mereka juga membagi tugas untuk menjalankan peternakan itu. Mulai dari sistem dan pengelolaan peternakan, keuangan serta pengembangan bisnis.
“Saat itu kami hanya punya ide yang matang namun belum punya dana. Lalu dari situ kami cari investor, alhamdulillah ada yang mau membiayai,” ucapnya pemuda berusia 25 tahun itu, Senin (18/5/2026). Di lahan seluas 250 meter persegi itu, tiga pemuda mulai merealisasikan mimpinya.
Kandang seluas 40 meter persegi khas peternakan modern mulai dibuat. Bahkan, mereka juga menyiapkan tanaman rumput gajah sebagai pakan ternaknya di lahan tersebut.
“Awal bisnis ini dimulai, kami pelihara 20 ekor kambing,” tuturnya. Kambing sebanyak 20 ekor itu tak hanya diberi pakan. Namun, juga diberi perawatan tambahan serta obat-obatan agar kambing tumbuh sehat dan gemuk saat dijual. “Alhamdulillah dari awalnya 20 ekor sekarang kapasitas kandang kami sudah lebih banyak menjadi 35 ekor,” jelasnya.
Ia mengatakan jumlah permintaan kambing mulai mengalami peningkatan terutama pada musim kurban. Apalagi, kambing miliknya sangat sehat, bersih dan gemuk sehingga banyak pelanggan yang datang. “Meskipun kapasitas 35 ekor, namun di sini keluar masuk.
Kami juga bermitra dengan peternak di sekitar sini, jadi kebutuhan kambing kita juga ambil dari sana,” ungkapnya. Irza mengatakan, salah satu perbedaan kambing dari kandangnya dan tempat lain yakni dari perawatan. Setiap pagi, ia akan membersihkan kambing dan kandang sehingga tidak bau.
Source : regional.kompas.com
